Nurul Huda Djazuli. Beberapa kiai sepuh yang saat ini berada di lampung, di antaranya kh nurul huda djazuli dari pesantren ploso jawa. Habib abdurrahim assegaf nyai hj.
KH NURUL HUDA DJAZULI (Pondok Pesantren Al Falah Ploso from www.youtube.com
Jenazahnya dikebumikan di samping masjid pondok pesantren al falah ploso, kediri. As'ad said ali habib luthfi bin yahya prof. Nurul huda djazuli yang merupakan kiai sepuh di jawa timur.
Habib Abdurrahim Assegaf Nyai Hj.
Kh dimyati romli rais : Djazuli dengan ibu nyai rodliyah dikaruniai 8 anak putra dan 3 anak putri : Prof dr kh machasin, ma.
Nurul Huda Djazuli Yang Merupakan Kiai Sepuh Di Jawa Timur.
Sementara itu dalam pertemuan ini turut hadir sejumlah kiai muda atau gus, di antaranya muhammad abdurrahman al kautsar (ploso), saifullah yusuf (gus ipul), fahim. Hadir dalam silaturahmi itu rais aam pbnu kh miftachul ahyar, kh nurul huda djazuli, serta kh anwar iskandar. As'ad said ali habib luthfi bin yahya prof.
Kiai huda kini menjadi penyangga kekuatan pondok pesantren yang didirikan kh djazuli ustman ploso (almaghfurlah).dari pesantren ini, pernah lahir kh chamim djazuli (gus miek) yang terkenal karena gerakan ngaji. Ibu nyai fu’ad mun’im djazuli ibu nyai munif djazuli jabatan: Beberapa kiai sepuh yang saat ini berada di lampung, di antaranya kh nurul huda djazuli dari pesantren ploso jawa timur, kh anwar mansyur dari pesantren lirboyo jawa timur, kh anwar iskandar dari pesantren al amin jawa timur, kh idris hamid dari pesantren salafiyah jawa timur, kh mutawakil alallah dari probolinggo, jawa timur, kh dimyati rais.
Kh Nurul Huda Djazuli Rais :
Ibu nyai nurul huda djazuli: Nyai hj nafisah sahal mahfudz. “pengurus pbnu harus selalu mendengarkan rais aam,” ujarnya.
As'ad Said Ali Habib Luthfi Bin Yahya Prof.
Beberapa kiai sepuh yang saat ini berada di lampung, di antaranya kh nurul huda djazuli dari pesantren ploso jawa. Jenazahnya dikebumikan di samping masjid pondok pesantren al falah ploso, kediri. Tiga adik beliau, yakni kh fuad, kh munif djazuli dan gus miek.
Posting Komentar untuk "Nurul Huda Djazuli"